Laporan Wartawan Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Seorang ibu rumah tangga, Yeni Puji Lestari (19), nekat menceburkan diri ke sungai buthek Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman. Diduga aksi bunuh diri ini dipicu lantaran permasalahan Yeni dengan suaminya M Hamdan (20), warga Kalisari RT 03 RW 05, Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman.
Hingga Minggu (23/2/2014) sore, sekitar 150 warga Desa Margoyoso dan sejumlah relawan menyisir sungai sejak pagi. Mereka melakukan pencarian terhadap tubuh Yeni. Namun hingga berita ini ditulis, jasad ataupun tubuh Yeni belum ditemukan.
Kepala Desa Margoyoso, M Rofik mengatakan, pencarian dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama, menyisir dari lokasi kejadian hingga Tempursari perbatasan desa.
"Kemudian tim lain menyisir dari Tempursari hingga Dongagung (Purworejo). Tim ketiga menyisir Dongagung ke bawah," jelasnya, Minggu (23/2/2014).
Informasi yang dihimpun Tribun Jogja (Tribunnews.com Network), peristiwa yang terjadi Sabtu (22/2/2014) malam ini, bermula ketika Yeni tiba dari Yogyakarta dan bertemu dengan suaminya saat pulang kerja. Keduanya sempat terlibat adu mulut, bahkan Yeni sempat memecahkan gelas kaca di lantai sebelum dia keluar rumah.
Salah satu saksi mata, Muntofiah mengaku sempat melihat perempuan menangis di pinggir sungai. Diduga kuat, perempuan itu adalah Yeni. Saat itu, dia mengaku sempat bertanya-tanya dalam hati mengapa ada wanita berada di pinggir sungai.
"Tiba-tiba, saya mendenger suara “jleg”. Saya sempat kaget, kok nekat nyebur ke sungai pas aliran deras," kata dia.
Muntofiah kemudian berteriak minta tolong, ketika melihat Yeni menceburkan diri ke sungai. Beberapa warga yang mendengar pun mencoba mengejar melalui pinggir sungai. Namun hingga malam hari tidak ditemukan. Diduga kuat, Yeni sengaja menceburkan diri ke sungai saat ketinggian air sekitar 150 cm. Di lokasi itu, juga ditemukan sandal jepit warna biru di sela bebatuan yang sebelumnya sempat dipakai Yeni.
M Hamdan, suami Yeni, mengatakan, Yeni sempat mengajak pulang ke rumahnya di daerah Ponjong, Gunungkidul, DIY. Namun, karena sudah malam kemudian Hamdan tidak mau. Pembicaraan berujung adu mulut. Dia juga tidak menyangka istrinya akan menceburkan diri ke sungai.
"Dia hanya mengajak pulang ke Wonosari tapi karena sudah malam saya tidak mau. Dia malah sempat membanting gelas. Kami tidak ada masalah sebelumnya," kata Hamdan.
Kapolsek Salaman AKP Supriyono menjelaskan, peristiwa ini adalah murni bunuh diri. Karena saat peristiwa berlangsung ada warga yang melihat Yeni menceburkan diri ke sungai.
0 comments:
Post a Comment