Monday, February 24, 2014

KKDG Tuding Guru Jadi Penyebab Kekerasan Siswa


KKDG Tuding Guru Jadi Penyebab Kekerasan Siswa
Ilustrasi penamparan







Laporan Wartawan Tribun Timur Uming


TRIBUNNEWS.COM SUNGGUMINASA,- Tindak kekerasan terhadap siswa sekolah akhir-akhir ini ramai terjadi. Dan sudah mencoreng wajah dunia pendidikan, dimana yang seharusnya siswa dididik. Namun hal tersebut justru sudah sangat lumrah terjadi.


Satu diantaranya komentar orangtua Muammar (14) siswa kelas III 9 c SMPN 1 Bontomarannu, Gowa, Rahmatia, yang anaknya ditampar oleh staf bagian Tata Usaha sekolah tersebut, Agus.


"Katanya bukan cuma anak saya yang pernah dipukul. Siswa lainnya juga sudah biasa mendapatkan perlakuan seperti itu," paparnya kepada tribun.


Inilah yang menjadi keprihatinan beberapa kalangan, termasuk Komite Komunitas Demokrasi Gowa (KKDG). Anggota KKDG, Muh. Ridwan menyayangkan tindakan oknum staf sekolah tersebut.


"padahal di sekolah anak seharusnya dididik. Sekolah sebagai lembaga ilmiah seharusnya mampu menjalankan fungsinya dengan baik mendidik siswanya tanpa kekerasan," komentarnya kepada tribun, Senin (24/2/2014).


Sekarang ini, menurut Ridwan apakah siswa dianggap sebagai manusia yang harus dicerdaskan, ataukah siswa itu hanya dianggap sebagai beban kerja semata?.


Apalagi kejadian pemukulan Agus terhadap Muammar terjadi saat guru-gurunya tidak masuk mengajar pada saat jam pelajaran.


"Ini yang mesti dipertanyakan. Beginikah wajah pendidikan di Gowa. Gurunya sering kali tidak masuk mengajar yang berujung terabaikannya anak didik. Guru-guru yang malas seharusnya mendapat sanksi tegas. Ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi dunia pendidikan di gowa yang menjalankan program pendidikan gratis," tambahnya.







0 comments:

Post a Comment