Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNNEWS.COM SAMARINDA- Minat warga Samarinda yang ingin
menjadi komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Samarinda
ternyata cukup tinggi.
Dari 139 yang mengambil formulir pendaftaran,hanya 58 calon peserta
yang dinyatakan lolos seleksi berkas.
"Dari 139 yang mengambil formulir, ada 75 yang mengembalikan berkas.
Namun, hanya 58 peserta yang kami nyatakan lolos seleksi
administrasi," ujar anggota tim seleksi (timsel) KPUD Samarinda, Edy
Santoso, Senin (24/2/2014).
Dari 75 calon peserta yang mengembalikan berkas, timsel menemukan satu
calon peserta yang berusia di bawah 30 tahun. "Ada pendaftar yang
usianya baru 26 tahun, sehingga langsung kita coret, karena tidak
memenuhi persyaratan usia yang ada," katanya.
Dibanding Kabupaten/Kota lainnya, calon peserta seleksi KPUD Samarinda
terbilang paling besar. "Menurut informasi yang kami peroleh dari
kawan-kawan timsel di Kabupaten/Kota lain, di Samarinda yang paling
besar. Bahkan ada Kabupaten/Kota yang terpaksa memperpanjang masa
pendaftaran karena pendaftarnya masih sedikit," ungkap Edy.
Para calon peserta seleksi KPUD Samarinda menurut edy berasal dari
berbagai kalangan. "Bermacam profesi mulai dari akademisi,
organisatoris, hingga wartawan juga ada yang mendaftar," bebernya. (*)
0 comments:
Post a Comment