Laporan Wartawan Surya Haorrahman
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Bingung mencari dana untuk membiayai istrinya melahirkan, Sakaris Sandi (22), warga Tambak Kampung, nekat mencuri puluhan keramik di tempatnya bekerja.
Sandi mencuri bersama rekan kerjanya, Arief Mulyadi (24), warga Kampung Tambak Pokak Surabaya.
Keduanya, mencuri 12 kardus keramik di PT Sinar Rejeki Keramindo.
"Keduanya kami tangkap saat hendak menjual barang-barang curiannya," kata Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Ajun Komisaris Naf'an, Jumat (29/3/2014).
Modus tersangka, yakni membawa keluar kardus-kardus keramik dan menaruhnya di tong sampah.
Setelah beberapa lama, keduanya lalu memanggil becak untuk mengangkut keramik-keramik tersebut.
Apes, saat mengangkut barang curiannya, aksi mereka diketahui pihak keamanan dan dilaporkan ke polisi.
Rencananya, keramik-keramik tersebut akan dijual dengan harga Rp 35 ru per keping.
Sandis mengaku dirinya nekat melakukan pencurian, untuk persiapan istrinya yang sedang hamil tua.
"Istri saya sedang hamil tujuh bulan, ini untuk persiapan kalau melahirkan anak pertama saya," kata Sandi.
0 comments:
Post a Comment