TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rezim orde baru yang dipimimpin oleh seorang presiden berlatar belakang militer memberikan kesan bagi masyarakat Indonesia. Ada masyarakat yang menyanjung akan kepemimpinan rezim militer, namun ada yang berpandangan negatif terhadap rezim tersebut.
Bagi Muradi, pemerintahan Indonesia yang dipimpin oleh militer memiliki kesan negatif dan menjadi kenyataan pahit untuk dirinya. Pasalnya, dirinya pernah mendapatkan tindakan represif dari seorang pejabat militer.
"Saya pernah mendapatkan tindakan represif dari rezim orde baru. Akibatnya kuku jari saya ada yang hilang," kata Muradi di kantor LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2014).
Muradi menuturkan, akibat peristiwa tersebut dirinya menjadi antipati terhadap rezim militer. Dirinya pun mengaku telah menyiapkan visa dan paspor untuk bermukim di luar negeri andaikan rezim militer kembali berkuasa.
"Saya sudah urus paspor dan visa saya kalau rezim militer terulang. Saya pun berharap agar rezim militer tidak terulang," ujarnya.
0 comments:
Post a Comment