Saturday, May 10, 2014

Pembuat Pot Tewas Tersambar Petir


Pembuat Pot Tewas Tersambar Petir
greenboc.blogspot.com

Ilustrasi







Laporan Wartawan Tribun Batam, Elhadif Putra


TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Hujan disertai petir yang melanda Kota Batam, Sabtu (10/5/2014) siang menelan korban. Seorang pembuat pot di Taman Seruni, Batam Centre, Asep (36), meninggal dunia akibat disambar petir.


Selain Asep, seorang rekan kerjanya Danan (27) juga ikut tersambar. Sekarang Danan masih dalam kondisi kritis di RS Budi Kemuliaan (RSBK), Seraya, Batam.


Awalnya, Asep bersama tiga rekan lainnya, yakni Danan, Dani, dan Yanto, sesama perajin bekerja membuat pot. Lantaran hujan lebat disertai angin dan petir, mereka berempat berteduh di sebuah pondok taman.


Tiba-tiba petir menyambar pondok. Asep yang berdiri paling pinggir ikut tersambar.


"Kami berempat berteduh. Jarak kami sekitar 1,5 meter. Tiba-tiba sekilas saya hanya lihat api. Kemudian kami semua terpental. Asep terjatuh di kaki saya," ujar Dani saat ditemui di RSBK.


Berbeda dengan Asep dan Danan, Dani dan Yanto tidak langsung terkena petir. Akan tetapi teliga Dani kebas akibat dentuman. Pendengarannya pun masih masih terganggu.


"Sekarang saya kurang bisa mendengar. Telinga kiri saya masih berdengung," lanjut Dani.


Dani mengatakan jika saat kejadian, Asep sedang dalam kondisi tidak sehat. "Almarhum memang dalam kondisi tidak fit juga. Dia masih keadaan sakit," lanjut Dani lagi.


Petir diduga tidak langsung menyambar Asep, namun menghantam tanah di dekatnya. Tubuh Asep dan Danan tidak mengalami luka bakar sama sekali.


Hingga Sabtu (10/5) siang, jenazah Asep masih disemayamkan di kamar jenazah RSBK. Sedangkan Danan msih terbaring di ruang ICU dalam keadaan kritis.







0 comments:

Post a Comment