Friday, May 9, 2014

Tarif Tol Naik, Pengembang Targetkan Pendapatan Rp 80 Juta per Hari


Tarif Tol Naik, Pengembang Targetkan Pendapatan Rp 80 Juta per Hari
WartaKota/Adhy Kelana

ilustrasi







TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Jakarta Lingkar Baratsatu menargetkan pendapatan Rp 80 juta dari jalur Kebon Jeruk-Penjaringan. Hal ini berdasarkan kenaikan tarif tol yang akan diberlakukan mulai 12 Mei di jalur tersebut.


"Kami berharap tambah pendapatan Rp 80 juta per hari," ujar Direktur Teknik PT Lingkar Baratsatu, Trihadi Karnanto, di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (9/5/2014).


Trihadi menjelaskan, perusahaan menargetkan peningkatan pemakai jalan tol sampai 20 ribu pada tahun ini. Pada tahun lalu volume tol yang melintasi Kebon Jeruk-Penjaringan mencapai 65 ribu unit mobil.


"Target bisnis plan kami sebenarnya 93 ribu unit mobil," ungkap Trihadi.


Sedangkan untuk pendapatan harian, PT Lingkar Barangsatu mendapat Rp 500 jutaan per harinya. "Sebesar 82 persen paling banyak yang lewat golongan 1," jelas Trihadi.


Sesuai dengan keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 219/KPTS/M/2014 tertanggal 30 April 2014, tol JORR W1 Kebon Jeruk-Penjaringan akan naik mulai 12 Mei mendatang.


Sebelumnya diberitakan tribunnews.com, tarif golongan satu untuk Tol JORR ini naik dari Rp 7.500 menjadi Rp 8.500 atau naik 13,33 persen dan dilakukan pembulatan.


Berikut data detail kenaikan tarif yang terjadi di ruas jalan tol yang dikelola oleh PT Jakarta Lingkar Baratsatu ini.


Golongan I dari Rp 7.500 menjadi Rp 8.500

Golongan II dari Rp 11.500 menjadi Rp 13.000

Golongan III dari Rp 15.500 menjadi Rp 17.500

Golongan IV dari Rp 19.500 menjadi Rp 22.000

Golongan V dari Rp 23.000 menjadi Rp 26.500.







0 comments:

Post a Comment