TRIBUNNEWS.COM, BATURAJA - Peristiwa mengenaskan menimpa Adi Setiawan (21). Buruh malang ini ditemukan tewas gantung diri di kusen jendela kamar rumahnya di Jalan Padat Karya Desa Airpaoh, Kecamatan Baturaja Timur OKU, Sabtu (2/8/2014).
Menurut informasi, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.30 dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi di jendela kamar. Saat itu korban sengaja mengunci pintu kamarnya dari dalam.
Setelah didobrak pintu kamar kondisi korban sangat memprihatinkan, lidahnya terjulur keluar dan tergigit, dari kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma.
Korban gantung diri dengan menggunakan tali nilon warna hijau. Korban pertama kali ditemukan oleh Devi Herliadi alias Alek (kakak ipar korban) dan istri korban melihat korban sudah tergantung kaku di di jendela kamar. Kedua saksi sangat terkejut dan berteriak minta tolong.
Keluarga korban langsung meminta bantuan RT dan selanjutnya melaporkan kasus gantung diri ini ke polisi.
Mendapat laporan itu Kapolsek Baturaja Timur AKP Maryono bersama Kanit Res Polsek Baturaja Timur Ipda Indra Wilis langsung meluncur ke lokasi kejadian. Polisi dibantu warga langsung menurunkan jenazah korban dan membawa jenazah ke rumah sakit untuk divisum. Polisi juga melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa seutas tali yang digunakan korban untuk gantung diri, pakaian milik korban yang dikenakan saat kejadian.
Menurut informasi, sebelum ditemukan tewas gantung diri korban pergi mencari pekerjaan. Ternyata buruh ini belum mendapatkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Istri korban tidak menduga suaminya akan nekad mengakhiri hidup dengan jalan pintas. Setelah cukup lama suaminya tidak juga bangun. Sang istri lalu mencoba membangunkan suaminya untuk makan, namun dipanggil-panggil tidak ada jawaban.
Karena curiga istri korban dan kakak kandungnya lalu sama-sama mendobrak pintu kamar dan betapa kagetnya menyaksikan suaminya sudah tewas gantung diri.
Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIK MH didampingi Kapolsek Baturaja Timur AKP Maryono mengatakan polisi sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
0 comments:
Post a Comment