TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Polisi di Spanyol, Senin (24/11/2014), menangkap empat imam Katholik yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di Granada, Spanyol.
"Polisi pagi ini menangkap empat imam yang terlibat urusan (pelecehan seksual ini)," ujar Menteri Dalam Negeri Spanyol, Jorge Fernandez Diaz, kepada wartawan, Senin.
Penangkapan ini terjadi hanya sepekan setelah pemuda berumur 24 tahun dari kota itu menulis surat ke Vatikan berisi tuduhan bahwa sekelompok imam telah melecehkannya semasa dia kanak-kanak, juga kepada anak-anak lain.
Pekan lalu, sumber di pengadilan setempat mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah membuka penyelidikan atas dugaan kasus tersebut, dengan 12 orang menjadi tersangka.
Keuskupan Agung Granada mengatakan, para imam tersebut untuk sementara dibekukan jabatannya. Kesimpulan penyelidikan internal telah dikirimkan pula ke Vatikan.
Media setempat menulis bahwa Paus Fransiskus telah memerintahkan Keuskupan Agung Granada menyelidiki dugaan kasus pelecehan tersebut. Paus juga disebut telah menelepon pemuda berumur 24 tahun itu, meminta maaf atas nama gereja.
Pada Minggu (23/11/2014), Uskup Agung Granada Francisco Javier Martinez dan pemimpin keagamaan lain mengambil sikap sujud di depan massa, sebagai permintaan maaf kepada para korban dugaan pelecehan tersebut.
Setelah Gereja Katholik diguncang serentet pengungkapan dugaan paedofilia selama beberapa tahun terakhir, Paus Fransiskus telah menyatakan tak ada toleransi atas kejahatan tersebut, begitu terpilih menggantikan Paus Benediktus XVI setahun lalu.
0 comments:
Post a Comment