Pencarian pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ8501 yang hilang terus dilakukan. Terdapat 162 penumpang di dalam pesawat dan sebagian besar adalah warga Indonesia.
Halaman ini berisi perkembangan terbaru terkait upaya pencarian. Anda bisa klik di sini untuk perkembangan terbaru.
Sejauh ini, berikut beberapa fakta penting:
- Pesawat AirAsia penerbangan QZ8501 hilang kontak di sekitar Teluk Kumai pukul 06.17 WIB dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura, kata Basarnas.
- Airbus A320-200 membawa 162 orang ketika hilang di laut.
- Pesawat sempat diminta untuk mengubah rute terbang karena cuaca buruk, kata AirAsia.
- Kebanyakan penumpang adalah warga Indonesia (156 orang), sementara ada juga tiga warga Korea Selatan, dan masing-masing satu dari Prancis, Malaysia, dan Singapura.
- Telepon darurat untuk kerabat dan keluarga penumpang adalah +622 129 850 801
_______________________________________________________________
08.20 WIB
Pesawat sempat mengubah haluan sebelum hilang kontak, kata Kementerian Perhubungan.
Direktur Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmodjo, mengatakan pesawat lepas landas dari Bandara Djuanda, Jawa Timur, pukul 05.36 WIB dan mengangkasa mengikuti rute M635 pada ketinggian 32.000 kaki.
Menara pengendali lalu-lintas udara (ATC) di Jakarta sempat kontak dengan pesawat tersebut pada pukul 06.12 WIB.
“Pada saat kontak, pesawat menyatakan menghindari awan ke arah kiri dari M635 dan meminta naik pada ketinggian 38.000 kaki,” kata Direktur Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmodjo.
Namun, selang lima menit kemudian, sinyal pesawat hilang dari pantauan radar.
_______________________________________________________________
08.16 WIB
AirAsia dalam pesan di Facebook dan Twitter resminya mengkonfirmasi bahwa penerbangan QZ8501 telah hilang kontak pada pukul 00:24 GMT.
_______________________________________________________________
08.14 WIB
Selamat datang dalam laporan langsung BBC Indonesia terkait upaya pencarian pesawat AirAsia QZ8501.
Tetaplah bersama kami untuk mengamati perkembangan terbaru - termasuk laporan dari wartawan kami di lapangan, para pakar, dan reaksi Anda dari seluruh dunia.
Anda bisa mengirim pendapat dan foto melalui surat elektronik ke indonesia@bbc.co.uk atau mention melalui @BBCIndonesia. Komentar pilihan akan kami tampilkan di halaman ini.
_______________________________________________________________
0 comments:
Post a Comment