TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU - AS (22), pemuda asal Kelurahan Jembatan Kecil, Kota Bengkulu, ditemukan tewas tergantung di ruang tamu rumahnya, Senin (17/3/2014) sekitar pukul 15.00 WIB.
Leher AS tergantung dengan selang air warna hijau yang diikatkan di balok plafon. Pemuda ini diduga bunuh diri karena kecewa hubungannya dengan perempuan idaman tak direstui orangtua karena berbeda agama.
"Dia bunuh diri, diduga tidak mendapatkan restu orangtua atas hubungan yang sedang dijalani dengan perempuan pujaan hatinya," kata Ketua RT tempat AS berdomisili, Riri Higawati, Senin (17/3/2014).
Menurut Riri, sebelum ditemukan tergantung, AS sempat makan sore bersama ayahnya. Setelah itu, AS menerima panggilan telepon yang diperkirakan dari kekasihnya.
Selang beberapa menit kemudian, AS ditemukan tergantung di ruangan tamu oleh ayahnya sendiri. Orangtua tua AS langsung menurunkan putranya itu.
Hingga saat ini, jenazah AS disemayamkan di rumah duka. Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan atas dugaan bunuh diri tersebut.
0 comments:
Post a Comment