Saturday, May 10, 2014

Alasan Wakil Ketua DPR Sebut Pemilu 2014 Carut-marut


Alasan Wakil Ketua DPR Sebut Pemilu 2014 Carut-marut
TRIBUN/DANY PERMANA

Wakil Ketua DPR RI yang baru Sohibul Iman saat diperkenalkan dalam konferensi pers Fraksi PKS DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2013). Sohibul Iman menggantikan posisi yang dulu dijabat oleh Anis Matta, yang kini menjabat sebagai Presiden PKS. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA







Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita


TRIBUNNEWS.COM, BALI - Wakil Ketua DPR Sohibul Iman mengakui pemilu kali ini berbeda dengan sebelumnya. Menurut Anggota Majelis Syuro PKS itu pemilu legislatif 2014 luar biasa carut marut.


"Kenyataan politik kita, pemilu kali ini luar biasa, bahasa lain menggambarkan macam-macam, brutal dan sadis, Nurul Arifin bilang ini dasyat ibarat perang saudara di Syiriah," kata Sohibul Iman kepada wartawan di Bali, Sabtu (10/5/2014).


Sohibul memiliki pengalaman mengikuti pemilu tersebut. Sohibul yang menjadi calon legislatif dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI pernah dihubungi Ketua PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) untuk menjaga suaranya.


"Saya ditelpon, dibilang suara bapak disini bagus tapi perlu dijaga. Ini kan sudah jelas, ya saya jawab mudah-mudahan ada yang jaga," kata Sohibul.


Ia yakin dapat lolos kembali ke Senayan tidak menggunakan politik uang. Hal itu dikarenakan, ia sering sosialisasi kepada konstituen. Selain itu, ia juga percaya masyarakat masih memiliki hati nurani.


"Saya tidak menggeneralisir semua masyarakat suka uang dan serahkan semuanya kepada Tuhan," imbuhnya.


Alasan lain disebut sebagai pemilu carut marut dikarenakan sulitnya tim sukses mendapatkan form C-1. Padahal, kata Sohibul, form tersebut penting ketika ada masalah sengketa hukum.


Saksi PKS, kata Sohibul, yang pada pemilu-pemilu lalu mudah mendapatkan form C-1 kini juga kesulitan. "Ada teman saya di PDIP, minta bantuan, saya coba bantu (dapatkan C-1). Ternyata kita tidak bisa dapat, kader PKS kesulitan itu. Ikhsan Modjo dari Demokrat juga minta bantuan, ternyata kali ini sulit sekali kami pun susah mendapatkannya," ungkapnya.







0 comments:

Post a Comment