Saturday, May 10, 2014

Malam ini 30 Finalis Putra Putri Lurik Memasuki Grand Final


Malam ini 30 Finalis Putra Putri Lurik Memasuki Grand Final
TRIBUN JOGJA







Laporan Reporter Tribun Jogja, Obed Doni Ardiyanto


TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Putra Putri Lurik 2014 yang diadakan Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) Klaten, kini masuk malam grand final, Sabtu (10/5/2014).


“Kemarin sudah kami lakukan gladi kotor, tadi pagi gladi bersih. Grand final Putra Putri Lurik 2014 akan digelar malam ini sekitar pukul 07.00 WIB, di Pendopo Pemkab Klaten. Acaranya akan dibuka untuk umum dan gratis,” jelas Ketua Panitia Putra-Putri Lurik 2014, Bangkit Fitra Preskayana, di Klaten, Sabtu (10/5).


Bangkit juga menjelaskan, jumlah peserta yang mendaftarkan dalam kontes yang pertama kali diadakan tersebut mencapai 90 orang, baik putra maupun putri. Para peserta itu kemudian menjalani seleksi awal yang berlangsung 27 April 2014.


“Ada dua tes yang dilakukan untuk mendapatkan 30 finalis yang akan berkompetisi di malam grand final nanti. Dua tes tersebut ialah tes tertulis dan tes wawancara. Tes tertulis mengenai pariwisata, bahasa inggris, dan lurik. Tes wawancaranya dilakukan oleh Mas Klaten 2008 dan 2010 dan orang dari luar negeri yang peduli dengan budaya Indonesia,” paparnya.


Sebanyak 30 besar peserta itu berasal dari berbagai daerah, seperti Papua, DIY, Malang, Ponorogo, Kalimatan, dan termasuk Klaten, nanti akan diseleksi lagi menjadi lima besar putra dan putri, dalam grand final.


Dalam Grand Final Putra Putri Lurik 2014, 30 peserta tersebut akan dibagi menjadi tiga kelompok yang akan mempertunjukkan drama musikal, bertemakan lurik. Masing-masing dari mereka, lanjut Bangkit, juga akan mempertunjukkan bakat di depan juri dan penonton yang hadir.


“Tiga kelompok tersebut akan diberikan tema lurik yang berbeda, antara lain lurik dari segi ekonomi, lurik dari segi modern, dan lurik dari segi budaya. Tidak ada sesi tanya jawab antara juri dan peserta, namun mereka akan diberi kesempatan untuk menunjukkan bakat mereka masing-masing, setelah mempertontonkan drama musikal,” urainya.


Bangkit menambahkan, ada tiga juri yang akan didaulat dalam grand final. Mereka ialah dari Tiara Kusuma, Omah Wayang, Institus Seni Indonesia (ISI) Surakarta, pelaku lurik Klaten dan seorang warga negara asing.


“Yang orang asing itu dari Jerman, dia sering menari di pertunjukkan Candi Boko,” pungkasnya.


Sebelumnya, Bendahara Panitia Putra-Putri Lurik, Mega Putri Pamungkas, mengatakan kompetisi tersebut diadakan dengan tujuan untuk memperkenalkan lurik, yang menjadi salah satu identitas dari Klaten, secara nasional. Karena itu, calon peserta tidak dibatasi berasal darimana.


“Kita ingin Pemilihan Putra-Putri Lurik ini nantinya seperti pemilihan Putra Putri Batik. Awalnya kecil namun kemudian dapat secara nasional dan dapat memperkenalkan Lurik, seperti Batik. Kami berharap supaya Pemilihan Putra Putri Lurik yang baru pertama kali diadakan ini berskala nasional,” tuturnya. (oda)







0 comments:

Post a Comment