TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Pemborong berpengaruh di Mojokerto, Santoso sempat menyebut bahwa total dukungan dana untuk PDIP dalam Pileg dan Pilpres mencapai Rp 1 miliar.
Dukungan dana ini dilakukan agar partai Moncong Putih itu bisa menang. Hasilnya, partai ini memang menang.
"Terus terang, saya support dana Rp 1 miliar agar PDIP di Kota Mojokerto menang," kata Santoso saat memberikan keterangan kepada media Rabu siang. Santoso tak mau menyebut tujuan dia memberi dukungan dana.
Apakah ini sebagai dana kompensasi agar nantinya memudahkan dirinya sebagai pemborong? Santoso enggan berkomentar.
Dia hanya menyatakan bahwa yang dilakukan selama ini adalah gerakan moral. Mengharap itikad baik agar dana talangan bisa kembali. Apalagi diakui Santoso, dirinya menagih ke Ketua DPC PDIP sendiri.
"Jangan salah, selama tiga bulan saya nagih. Pokoknya setelah dewan dilantik. Saya tak mau tahu, mereka harus membayar termasuk katanya menggadaikan SK. Seharusnya semua dikondisikan ketua partai.
Tapi setiap saya telepon dijawab tidak ada urusan dengan saya. Aku sampaikan melalui surat, dijawab pula silakan kalau ngirim surat," kata Santoso.
Santoso sampai saat ini ingin menuntaskan masalah dana talangan tersebut. Dia enggan membawa masalah itu ke hukum. Namun jika tak ada penyelesaian, Santoso mengancam akan melaporkan masalah utang itu ke DPD dan DPP PDIP.
0 comments:
Post a Comment