TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat mengakui menggunakan strategi diam dalam melakukan komunikasi politik. Strategi diam itu dimaksudkan agar semuanya tidak diungkap ke publik.
"Iya (itu strateginya)," kata Ketua DPP Demokrat Achsanul Qosasi ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (5/5/2014).
Mengenai pemenang konvensi Demokrat, Achsanul mengatakan hal itu akan ditentukan melalui hasil survei. Selain itu diperhitungkan juga faktor-faktor kenegarawanan. "Nanti panitia konvensi yang akan mengumumkannya," katanya.
Achsanul mengatakan terbuka peluang pemenang konvensi akan diajukan sebagai calon wakil presiden. Hal itu bergantung kepada hasil komunikasi dengan partai lain.
Tetapi, Achsanul memastikan Demokrat akan menunggu tanggal 9 Mei 2014 terkait pengumuman KPU.
"Pak SBY diam dulu sampai tanggal 9 Mei perolehan suara resmi," ujarnya.
Ia mengatakan bila komunikasi Demokrat dipublikasikan maka akan ada dugaan terjadinya politik dagang sapi. "Kan Pak SBY sampai sekarang masih presiden. Jadi beliau tidak ingin berpihak," kata Anggota Komisi XI itu.
0 comments:
Post a Comment