TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga hari menjelang penutupan IIMS 2014, area JIExpo Kemayoran Jakarta kembali dipadati pengunjung dari berbagai kota, hingga kemarin (25/9) IIMS 2014 telah dipadati oleh 225.251 orang.
Ragam hiburan menjelang akhir pekan ini semakin marak digelar panitia dan APM untuk menarik minat masyarakat berkunjung sebelum penutupan hari Minggu nanti (28/09). Salah satu program unggulan yang menjadi magnet di area outdoor adalah Gymkana Race War yang digelar tanggal 26 dan 27 September 2014 di loading area Hall D, JIExpo Kemayoran.
Gymkhana Race War merupakan salah satu kejuaraan olahraga otomotif yang masuk tahun kedua penyelenggaraan di ajang IIMS. Gymkhana merupakan olahraga otomotif yang memberikan unsur kecepatan dan ketepatan waktu di dalam track.
Gymkhana berbeda dengan olahraga otomotif lainnya, karena menggabungkan teknik drifting dan slalom dalam melintasi track yang lebih menantang seperti handicap, model tikungan dari yang 180 sampai 360 derajat, bahkan terdapat juga sebuah lintasan yang berbentuk angka 8.
Lintasan yang digunakan selama 2 hari mempunyai 5 perbedaan bentuk lintasan, dimana 2 bentuk lintasan pertama untuk balapan tunggal dan 3 bentuk lintasan terakhir dijadikan sebagai balapan tandem. Untuk desain lintasan balap dikerjakan oleh Art Sport Club yang merupakan Racing Committee Gymkhana Race War.
Dalam dua hari ini, pengunjung dapat melihat kehebatan 60 pembalap yang akan menampilkan kecepatan, ketangkasan, ketepatan, dan decitan suara ban. Kejuaraan ini dibagi menjadi empat kategori berdasarkan kapasitas mesin dan sistem gerak-roda, yaitu FWD 1,000-1,200 cc, FWD 1,201-1,400 cc, FWD 1,401-1,600 cc, Free For All RWD.
Abiyoso Wietono, Manager Divisi Otomotif Dyandra Promosindo mengatakan bahwa sambutan meriah dari pengunjung terhadap Gymkana Race War menjadikan program ini kembali hadir.
“Kami berharap acara ini bisa memberikan hiburan pada pengunjung, dan di sisi lain turut mengembangkan olahraga otomotif, dimana bisa memberikan tantangan baru bagi pembalap-pembalap Indonesia,” terang Abiyoso.
Made Arka, salah seorang pengunjung asal Jakarta membawa anak laki-lakinya menonton Gymkhana Race War mengutarakan “Anak saya ini suka melihat balap-balap mobil, seperti ini. Waktu saya ajak melihat Gymkhana di IIMS, dia gembira sekali karena bisa melihat langsung,” ujar bapak satu anak ini.
Donor Darah dan Donasi Buku untuk Berbagi pada Sesama
Untuk aktivitas sosial, panitia telah menggelar dua kali donor darah tanggal 23 dan 25 September 2014. Donor darah tersebut berhasil mengumpulkan 46 penyumbang pada hari Senin (23/09) dan 49 penyumbang di hari Kamis (25/09). Kegiatan donor darah yang ketiga akan kembali dilakukan besok (27/09) di tempat yang sama di selasar Press Room, Gedung Pusat Niaga, lantai 2 mulai pukul 10.00 – 13.00 WIB. Program ini terbuka bagi seluruh pengunjung maupun exhibitor yang ingin menyumbangkan darahnya.
“Ini sudah ketiga kalinya kami bekerja sama dengan pihak Dyandra sebagai penyelenggara IIMS 2014. Kegiatan donor darah ini sangat penting bagi yang membutuhkan, selain itu juga bagi yang mendonorkan darah manfaatnya adalah untuk mencegah penyakit jantung, karena sirkulasi darah menjadi lancar, kemudian bisa mengetahui kesehatan kita pada saat pemeriksaan sebelum mendonorkan darahnya,” ujar Dr. Ulfah Suryani, Kepala Bidang Penyediaan Darah Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Pusat (UTDPPMI).
Fitria, seorang pendonor aktif berusia 40 tahun mengatakan “Sudah lebih dari tiga bulan saya belum mendonorkan darah. Makanya saya senang di IIMS ada acara donor darah seperti ini, supaya banyak orang bisa tergerak menyumbangkan darah.”
Selain donor darah, IIMS juga melakukan Sumbang Buku yang merupakan hasil dari mengumpulkan buku di drop box di beberapa toko buku Gramedia di Gramedia Matraman, Kelapa Gading, Grand Indonesia, Central Park, Depok, dan Pondok Indah Mall. Sumbang Buku secara simbolis diserahkan oleh Abiyoso Wietono kepada Yayasan 1001 Buku dan Yayasan Lebah Buku pada Senin lalu (23/09).
0 comments:
Post a Comment