TRIBUNNEWS.COM, SEVILLA - Duel seru akan tersaji di matchday pertama fase grup G Liga Europa saat dua tim peraih gelar kompetisi antarklub di Eropa itu bertemu.
Juara bertahan, Sevilla akan menghadapi Feyenoord di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Jumat (19/9) dinihari. Kedua tim mencapai kejayaan di era yang berbeda, total sebanyak lima trofi berhasil diraih..
The Pride of South, julukan Feyenoord, sukses membawa pulang trofi untuk pertama kali di musim 1973-1974. Gelar diraih ketika mengalahkan wakil Inggris Tottenham Hotspur dengan agregat 4-2. Namun, wakil asal Belanda itu baru berhasil membawa pulang gelar kedua setelah 30 tahun kemudian, tepatnya di musim 2001-2002, setelah mengalahkan Borussia Dortmund 3-2.
Sementara, Los Nervionenses, julukan Sevilla, mencatatkan sejarah sewaktu back to back memenangkan turnamen yang dulu bernama Piala UEFA itu pada 2005-2006 dan 2006-2007. Hanya rival di kompetisi La Liga, yakni Real Madrid yang mampu membuat prestasi ini pada musim 1984-1985 dan 1985-1986, selebihnya tak ada klub yang melakukan pencapaian tersebut.
Setelah puasa gelar Eropa selama delapan tahun, pelatih Unai Emery akhirnya mampu mengantarkan klub asal Seville itu kembali meraih kejayaan pada tahun lalu. Prestasi diraih sewaktu mengalahkan SL Benfica melalui tendangan adu penalti 4-2. Sekarang, pria asal Spanyol itu membidik target menyamai Juande Ramos, pelatih Sevilla yang berhasil mempertahankan gelar.
“Kami memiliki grup yang sulit, tetapi salah satu yang paling menarik. Setiap tim di Eropa sangat berbahaya dan bisa mengalahkan anda. Tetapi, kami memiliki cara untuk mempertahankan gelar, tetapi walaupun begitu, kami tidak mengatakan kami tim favorit juara,” ujar Unai Emery seperti dilansir situs UEFA.
0 comments:
Post a Comment